Blognya Bunda Ze

Tempat Bunda belajar menulis sekaligus berbagi….

Dimana niat karena Allah?

on December 17, 2012

Jika melayani suami hanya utk mengharap pujian dan ditambah sayang suami,
Jika mengurus mendidik sendiri anak2 hanya untuk mengarapkan mereka menjadi anak yang tumbuh dg baik tak bermasalah,
Jika bekerja sebaik2nya hanya untuk mengharap pujian dan bonus dari atasan,
Jika bekerja keras hanya untuk mengejar materi, rumah besar, mobil mewah dan anak2 bisa masuk ke sekolah mahal,
Jika sekolah tinggi hanya untuk status sosial, akselerasi pangkat dan pengakuan,

Kecewakah engkau jika dengan pelayanan maksimalmu ternyata suami pelit pujian?
Kecewakah engkau jika ternyata anak2mu bertingkahlaku tidak sebaik yang engkau ajarkan?
Kecewakah engkau jika ternyata kerjamu tak diganjar bonus dan penghargaan?
Kecewakah engkau jika ternyata kerja sekeras apapun kekayaan materi tidak juga (bahkan rasanya tidak pernah) cukup?
Kecewakah engkau jika ternyata ilmu tinggimu tak juga menjadikan engkau memperoleh ‘pangkat/status’ semestinya?

Lalu kemana tujuan untuk mengharap ridho Illahi?
Dimana niat karena Allah?
Sudahkah kau tempatkan niat karena Allah, niat utk menggapai ridhoNya sebagai niat yang pertama dan utama?
Memang, kecewa atau sedih adalah manusiawi. Tapi, jika niatmu ketika berikhtiar benar2 diutamakan untuk ridho Allah, sungguh kau tidak perlu kecewa.
Krn janji Allah adalah benar, selalu ditepati.
Ridho Allah akan didapatkan dan seharusnya ridhoNya sudah cukup untuk menghapus kecewa dan sedih, juga menghapus kelelahan.
Kelak, ridho Allah sajalah yang akan memasukkanmu ke dalam syurga.
Jangan berbangga dulu dengan amalan ibadahmu.
Jangan berbangga dulu dengan rutinnya sholat tahajud dan dhuhamu.
Jangan berbangga dulu dengan bagusnya bacaan Qur’anmu.
Jangan berbangga dulu dengan banyaknya hafalan ayat Qur’an dan haditsmu.
Jangan berbangga dulu dengan banyaknya zakat dan infaqmu.
Jangan berbangga dulu dengan banyaknya kontribusimu pada umat dan masyarakat.
Jangan berbangga dulu… Krn bisa jadi, ada sedikit (atau bahkan banyak) rasa pamer dan sombong yang menyertai amalmu, hingga Allah tak memberi ridhoNya.

Niat karena Allah sajalah utk menggapai ridhoNya.
Niat2 positif lainnya, jadikan mereka niat ke sekian, sbg pendukung dan penguat ikhtiar
Niat2 yang negatif, buanglah jauh2 hingga tak bersisa.

“Semua amal perbuatan tergantung niatnya dan setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang ia niatkan. Barangsiapa berhijrah karena Allah dan RasulNya maka hijrahnya untuk Allah dan RasulNya. Dan barangsiapa berhijrah karena dunia yang ia cari atau wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya untuk apa yang ia tuju.” (HR Bukhori Muslim, dlm kedua kitab sahihnya, yg mrpkan kitab hadits paling sahih).

Semoga kita senantiasa memperbaharui niat, menomorsatukan niat ibadah dan segala aktivitas kita karena Allah. Sehingga kelak, sudah cukup tabungan ‘ridho Allah’ kita untuk memasukkan kita ke dalam syurgaNya. Bersyukurlah jika ridho Allah datang bersama kenikmatan duniawi. Namun seandainya pun tidak, sesungguhnya ridho Allah saja sudah cukup.

[Saya, yang sedang menasihati dan ‘mencubit’ diri sendiri]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

RedCarra's Notes

Journal of Creative Writing, Blogging, Graphic Design and Daily Life

MAMAKU KOKI HANDAL !

walaupun masakan mama nggak sekece masakan koki hotel bintang 5, tapi masakan mama tetap paling penuh cinta. aku cinta masakan mamaku!

ruang cerita shant

apa adanya bukan seadanya

CENDEKIA

Kids and Junior Science Center

Syauqiya

My Life, My inspiration

Ellina Supendy

My Life and My World

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Dina Y. Sulaeman

About Life, Parenting, and Motherhood

catatan mama nisa

Jadi Ibu di Jepang.

Mencoba Sakinah

----- Keluarga KamiL -----

Pursuing My Dreams

Indonesian who loves gardening, live in Germany

Enlighten & Empower

Which of your Lord's Blessings would you deny...

miapiyik

A topnotch WordPress.com site

Catatan Hidup

Jadikan semua kejadian sebagai pembelajaran hidup

(new) Mbot's HQ

Ocehan gak guna seorang pegawai kantoran biasa.

teman imaji

Invisible yet not Impossible. I exist.

%d bloggers like this: